🎯

Tes bidikan

Tiga puluh sasaran. Klik semuanya, secepat yang kamu bisa. Stopwatch yang menilai.

Tes ini juga cocok buat kamu

Tentang tes ini

Menunjuk sebuah sasaran mengikuti aturan yang sangat teratur: makin jauh dan makin kecil sasarannya, makin lama gerakannya. Itulah hukum Fitts, dirumuskan pada 1954, dan ia menjelaskan kenapa pemain yang sama butuh waktu dua kali lebih lama pada sasaran yang diperkecil separuh. Pada ujian berformat seperti ini, orang dewasa tanpa latihan khusus gim tembak butuh sekitar satu detik per sasaran, jadi sekitar tiga puluh detik secara total; pemain rutin sering turun di bawah dua puluh detik.

Perangkat di sini jauh lebih menentukan dibanding pada tes lain. Pertama sensitivitas tetikus: terlalu rendah, jarak tempuhmu tidak cukup; terlalu tinggi, kamu melewati sasaran lalu harus mengoreksi, dan itu berarti dua gerakan bukan satu. Luas alas dan jenis sensornya mengubah kehalusan gerakan. Layar juga ikut bicara: pada 60 Hz posisi sasaran hanya diperbarui enam puluh kali per detik, sementara layar 144 Hz memberi gambaran yang jauh lebih jujur tentang apa yang dilakukan kursormu. Dan kelelahan bahu datang cepat, terutama kalau kamu membidik dengan lengan.

Dua catatan jujur. Pertama, mengeklik bulatan yang diam hanya berhubungan jauh dengan membidik sasaran yang bergerak dan menembak balik, yang menuntut antisipasi ketimbang kecepatan murni. Kedua, hasilnya sangat berubah dari satu percobaan ke percobaan lain: posisi kursor yang jelek di awal atau satu sasaran yang muncul di pojok bisa memakan beberapa detik dari totalmu.

Cara kerjanya

Stopwatch mulai pada klik pertamamu di dalam arena. Satu sasaran bundar berukuran tetap muncul di posisi acak; begitu kena, yang berikutnya muncul di tempat lain, begitu terus sampai yang ketiga puluh. Yang diukur adalah total waktu yang berjalan, dalam detik. Klik yang luput tidak dihukum langsung: ia hanya memakan waktu yang terpakai.

Tes ini disajikan semata-mata sebagai hiburan. Tes ini bukan diagnosis maupun pendapat profesional.